-RAhSia kitA BErduA-

Untuk kali keseratus lima puluh juta
Mereka tanyakan engkau soalan yang sama

Eh kenapa kau masih lagi mahukan dia?
Apa kau buta, apa kau pura-pura suka

Di seratus lima puluh juta kali itu
Di depan semua engkau tarik tangan aku
Yang sedang buat muka kosong tak ambil tahu
Sambil ketawa engkau bilang satu per satu

” Dia mungkin bengis seperti singa
Tapi dia nangis tonton crita Korea
Dia mungkin keras bila bersuara
Tapi dia jelas, jujur apa adanya”

“Aku lagi kenal dia!”

Dah lebih seratus lima puluh juta kali
Aku pesan padamu apa yang bakal jadi
Engkau dan aku ada mungkin tidak serasi
Engkau sangat manis, aku ini pula dawai besi

Di setiap seratus lima puluh jutanya
Aku pun dalam hati semacam tak percaya
Apa kau lihat pada aku jujurkan saja
Terus kau cubit dagu aku, sambil berkata

 

“Sayang mungkin baran tak kira masa
Tapi sayang tahan kalau yang salah saya
Sayang mungkin saja keras kepala
Tapi sayang manja bila kita berdua”

“Saya kenal sayang saya”                                                                           

Buat apa dicerita
Bahagia kita rasa
Biar tak dipercaya
Peduli orang kata

Baju ronyok tak apa
Asal pakai selesa
Berkilau tak bermakna
Kalau hati tak ada

“Aku lebih bengis dari sang naga
Tapi bisa nangis semata demi setia
Suaraku keras tak berbahasa
Kerna aku rimas gedik mengada-ngada

Aku mudah baran tidak semena
Mana boleh tahan angin cemburu buta
Dan aku sengaja tunjuk keras kepala
Aku punya manja, kau saja boleh rasa”

“rahsia kita berdua”

7 Comments

  1. nza 27 April 2011 Reply
  2. nora shahaira 27 April 2011 Reply
    • puanbeeAuthor 27 April 2011 Reply
  3. puan kutu 27 April 2011 Reply
    • puanbeeAuthor 27 April 2011 Reply
  4. Puanbee 20 February 2011 Reply
  5. awEEN 20 February 2011 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.